• Alamat : Jalan Raya Panglegur Km.4 Pamekasan 69371 - Jawa Timur
  • Telp/Fax : +62 324 322551
  • Email : fasya@iainmadura.ac.id
  • Instagram : fasya.iainmadura
 

PROGRAM STUDI HTN IAIN MADURA IKUTI “INTERNATIONAL SYMPOSIUM AND CONFERENCE ON APHUTARI 2022” BANTEN






Forum Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia menggelar pertemuan untuk merespons isu-isu ketatanegaraan pascapandemi. Pertemuan di UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang, Banten ini berlangsung tiga hari, 1 - 3 Agustus 2022.  IAIN Madura yang baru memiliki Prodi Hukum Tata Negara (2020) mengirimkan delegasi sebagai partisipasi dalam acara tersebut, yaitu Kudrat Abdillah, MHI (Kaprodi), Agung Fakhruzy, MH. (Sekprodi), dan Dosen HTN Abd. Muni, MHI., Achmad Fauzi, MHI., dan Busahwi, M.Pd.I. Langkah ini demi keberlangsungan tumbuh kembang prodi Hukum Tata Negara di IAIN Madura, khususnya, dan Prodi HTN di lingkungan PTKIN pada umumnya. Ketua panitia yang juga Ketua Asosiasi Hukum Tata Negara (Siyasah) Indonesia, M. Ishom el Saha mengatakan, perguruan tinggi dituntut aktif menjawab isu-isu khilafah, negara Islam, terorisme, dan lain lain dengan perspektif ilmiah.


"Pandemi Covid dan konflik Rusia-Ukraini akan membawa dampak besar dalam isu-isu ketatanegaraan, baik nasional maupun global. Para cendekiawan kampus PTKIN harus terlibat aktif dan berpihak untuk menciptakan kondisi negara yang aman dan tenteram,” terang Ishom di Serang.


“Utamanya dosen dan mahasiswa yang bergelut dalam bidang hukum tata negara, PTKI harus mencerahkan masyarakat bahwa apa yang disebut negara Islam, khilafah, jihad semestinya diletakkan dalam konteks berbangsa dan bernegara," sambungnya. Ishom menjelaskan, pertemuan Forum Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia  ini dikemas dalam acara International Symposium and Conference on APHUTARI. Giat ini dibuka oleh Rektor UIN Banten, Wawan Wahyudin.


Wawan mendorong pentingnya adaptasi moderasi beragama dalam khazanah pemikiran fiqh dan hukum Islam. "HTN (siyasah) PTKIN itu bukan untuk melahirkan sarjana hukum negara Islam tetapi sarjana yang mampu mentransformasikan fiqh siyasah dan siyasah syar’iyyah untuk memajukan bangsa dan negara yang sudah apik menerapkan nation-state," ujar Rektor.


Makalah dari berbagai PTKIN se-Indonesia dalam seminar ini dipresentasikan di hadapan panelis dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri ada Prof. Zakaria Syafei (UIN Banten), Prof. Saifulloh (UIN Malang). Sedangkan dari luar negeri ada, Dr. Shahidra Abdul Khalil (Universitas Malaya Malaysia) dan Dr. Muwafq Masuwd (Universitas Zawiya Libya). Mereka juga berbagi pengalaman tentang dinamika politik hukum fan ketatanegaraan di masing-masing negerinya.


Forum prodi HTN PTKIN se Indonesia dalam kegiatan ini juga melakukan review capaian pembelajaran lulusan atau profil lulusan HTN. Review diperlukan agar lulusan ke depan lebih berkompeten dalam menghadapi tantangan persaingan global. Masing masing anggota juga mengadakan kerja sama untuk penerapan MBKM di masing masing kampusnya.


Pada sesi akhir diselenggarakan pemilihan kepengurusan yang baru, dan terpilihlah Prof. Dr. H. Saifullah, S.H., M.Hum.  (UIN Malang) sebagai Ketua Umum dan M. Wildan Humaidi, SHI., MH. Sebagai Sekretaris Jenderal. Sementara perwakilan dari IAIN Madura, Kudrat Abdillah, MHI., sebagai Koordinator Bidang Perundang-Undangan dan Agung Fakhruzy, MH. menjadi anggota Bidang Perundang-Undangan.


Kontributor: Admin HTN



 

Hasil polling sementara

Bagaimana pendapat anda tentang Website Jurusan Syariah yang baru?

Sangat Baik
61.4 %
Baik
15.9 %
Cukup
6.8 %
Kurang
15.9 %
Pilih polling sekarang
  • Kamis, 20 Oktober 2016
    Oleh : Arif Wahyudi, M.A.
    Kuliah Hadits
    Download
  • Selasa, 13 September 2016
    Oleh : H. Achmad Mulyadi, M.Ag.
    Ilmu Falak I
    Download
  • Kamis, 1 September 2016
    Oleh : Dr. Umi Supraptiningsih, M.Hum
    Materi Kuliah Hukum Agraria
    Download
  • Kamis, 1 September 2016
    Oleh : Dr. Umi Supraptiningsih, M.Hum
    Materi Kuliah Peradilan di Indonesia
    Download
Kewenangan Pengadilan Agama Dalam Mengadili Perkara Kewarisan Islam Berdasarkan Undang-Undang Peradilan Agama
FAWATIH AS-SUWAR: Seni Memulai Komunikasi Efektif dalam Alquran
Mempersiapkan Alumni Jurusan Syari’ah

Data Pengunjung

Online 0 Users
Total Hits 233173 Hits
Hari Ini 279
Kemarin 979
Bulan Ini 6090
Tahun Ini 237365
Total 1112170